BRI SUPER LEAGUE NEWS

Breaking News Portal Olahraga

2/26/26

Bojan Hodak Absen di Pinggir Lapangan, Madura United Tetap Waspadai Kekuatan Persib

 

Bojan Hodak Absen di Pinggir Lapangan, Madura United Tetap Waspadai Kekuatan Persib

Laga menarik akan tersaji ketika Persib Bandung menjamu Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (26/2/2026).

Pada laga tersebut, Persib dipastikan tidak akan didampingi langsung oleh pelatih kepala Bojan Hodak di sisi lapangan. Pelatih asal Kroasia itu harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim akibat akumulasi kartu kuning.

Sanksi tersebut dijatuhkan setelah Hodak menerima kartu kuning keempat saat Persib menghadapi Persita Tangerang pada pertandingan sebelumnya. Akibatnya, ia tidak diperbolehkan berada di area teknis selama pertandingan berlangsung.

Meski demikian, Bojan Hodak tetap diizinkan hadir di stadion. Ia hanya tidak dapat memberikan instruksi langsung dari pinggir lapangan dan harus memantau jalannya pertandingan dari tribun penonton.

Tugas Diambil Alih Asisten Pelatih

Absennya Bojan Hodak membuat staf pelatih Persib harus melakukan penyesuaian. Tugas memimpin tim dari sisi lapangan akan diambil alih oleh asisten pelatih Igor Tolic.

Peran tersebut cukup krusial karena berbagai keputusan taktis selama pertandingan biasanya diambil langsung oleh pelatih kepala di area teknis. Namun, Persib diyakini tetap mampu tampil stabil karena telah memiliki sistem kerja tim yang jelas.

Persib Tetap Dianggap Berbahaya

Meski tanpa kehadiran pelatih kepala di pinggir lapangan, kubu Madura United menegaskan Persib tetap merupakan lawan yang berbahaya.

Tim berjuluk Maung Bandung dinilai memiliki kualitas pemain dan organisasi permainan yang kuat sehingga absennya Bojan Hodak diyakini tidak akan mengurangi kekuatan Persib secara signifikan.

Situasi pelatih kepala yang harus absen dari bangku cadangan bukan hal baru dalam sepak bola profesional. Banyak tim tetap mampu tampil kompetitif berkat koordinasi staf pelatih dan kesiapan pemain di lapangan.

AFC Sanksi PSSI Puluhan Juta Rupiah akibat Keterlambatan Administrasi Laga Uji Coba

 

AFC Sanksi PSSI Puluhan Juta Rupiah akibat Keterlambatan Administrasi Laga Uji Coba

Komite Disiplin dan Etik Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi finansial kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait pelanggaran administratif dalam penyelenggaraan pertandingan uji coba internasional.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC yang berlangsung pada Rabu (25/2/2026). PSSI dikenai denda sebesar 1.500 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp25,1 juta karena terlambat mengajukan permohonan otorisasi pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Mali U-23.

Dua pertandingan uji coba tersebut digelar pada 15 dan 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Melanggar Regulasi AFC

Pelanggaran yang dilakukan PSSI merujuk pada Pasal 11.15 dalam AFC Regulations Governing International Matches. Regulasi tersebut mengatur kewajiban setiap federasi anggota untuk mengajukan permohonan otorisasi sebelum menggelar pertandingan internasional, termasuk laga kategori tier 2.

Komite Disiplin dan Etik AFC menyatakan PSSI terbukti terlambat mengajukan permohonan otorisasi pertandingan. Kelalaian administratif tersebut menjadi dasar penjatuhan sanksi kepada federasi sepak bola Indonesia.

Pelanggaran Berulang

AFC juga mencatat bahwa pelanggaran ini bukan yang pertama dilakukan PSSI dalam periode rekidivisme yang masih berlaku. Berdasarkan catatan AFC, keterlambatan administrasi tersebut merupakan pelanggaran ketujuh yang dilakukan PSSI dalam periode yang sama.

Status pelanggaran berulang tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan masih adanya ketidakkonsistenan dalam pemenuhan prosedur administrasi internasional.

Wajib Dibayar dalam 30 Hari

Dalam putusannya, Komite Disiplin dan Etik AFC memerintahkan PSSI untuk segera melunasi denda yang telah dijatuhkan. Pembayaran wajib dilakukan paling lambat 30 hari sejak keputusan resmi disampaikan kepada PSSI.

Sanksi ini menjadi pengingat bagi PSSI agar lebih disiplin dalam memenuhi ketentuan administratif internasional guna menghindari pelanggaran serupa di masa mendatang.

Real Madrid Tembus 16 Besar Liga Champions, Alvaro Arbeloa Bawa Kabar Baik soal Kylian Mbappe

 

Real Madrid Tembus 16 Besar Liga Champions, Alvaro Arbeloa Bawa Kabar Baik soal Kylian Mbappe

Raksasa Spanyol, Real Madrid, memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions UEFA musim ini setelah menyingkirkan Benfica pada fase knockout play-off. Selain menjaga peluang meraih trofi Si Kuping Besar, Los Blancos juga mendapatkan kabar positif terkait kondisi penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe.

Madrid tampil percaya diri sejak leg pertama yang berlangsung di markas Benfica. Pada laga tersebut, Real Madrid berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 sebagai modal penting menghadapi pertemuan kedua.

Pada leg kedua yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, Real Madrid kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan Benfica 2-1. Hasil tersebut memastikan Los Blancos melaju ke babak 16 besar dengan agregat kemenangan meyakinkan.

Di babak berikutnya, Real Madrid berpeluang menghadapi Sporting CP atau Manchester City. Proses undian babak 16 besar dijadwalkan berlangsung di markas UEFA di Nyon, Swiss, pada Jumat (27/2/2026) sore WIB.

Mbappe Dipastikan Segera Kembali

Pada laga leg kedua melawan Benfica, Real Madrid tidak diperkuat Kylian Mbappe. Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, memutuskan untuk mengistirahatkan penyerang asal Prancis tersebut karena masih mengalami cedera lutut.

Meski demikian, Arbeloa memberikan kabar yang cukup melegakan terkait kondisi Mbappe. Menurutnya, cedera yang dialami sang pemain tidak tergolong serius dan diperkirakan hanya membutuhkan waktu pemulihan beberapa pekan.

"Saya tidak bisa memastikan perbedaan antara rasa tidak nyaman dan cedera. Yang terbaik adalah menghentikannya lebih dulu dan fokus pemulihan. Dia tidak bisa bermain. Kami berharap dia kembali dalam beberapa hari atau beberapa pekan," ujar Arbeloa.

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi Real Madrid yang masih menghadapi jadwal padat di berbagai kompetisi. Kehadiran Mbappe diprediksi akan sangat penting bagi Los Blancos dalam upaya melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini.

Komitmen Perlindungan Atlet Menyusul Dugaan Pelecehan Seksual di Cabang Olahraga Panjat Tebing

 

Komitmen Perlindungan Atlet Menyusul Dugaan Pelecehan Seksual di Cabang Olahraga Panjat Tebing

Jakarta, Februari 2026 – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan penuh kepada seluruh atlet Indonesia menyusul mencuatnya dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan pelatih panjat tebing nasional, Hendra Basir.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap atlet mendapatkan rasa aman dan perlindungan yang layak dalam menjalankan aktivitas olahraga.

“Kami ingin menyampaikan kepada seluruh atlet Indonesia, di cabang olahraga mana pun dan di tingkat mana pun, Kemenpora berdiri bersama kalian. Kalian tidak sendiri,” ujar Erick Thohir.

Kemenpora membuka layanan pengaduan bagi seluruh insan olahraga yang pernah maupun sedang menjadi korban pelecehan seksual atau kekerasan fisik. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendengar, membantu, dan melindungi seluruh atlet Indonesia jika ada yang pernah atau bahkan sedang menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual maupun fisik,” lanjut Erick Thohir.

Kemenpora menegaskan bahwa seluruh atlet berhak memperoleh perlindungan yang layak dan bermartabat. Pemerintah berkomitmen memastikan olahraga Indonesia berdiri di atas nilai integritas, rasa hormat, dan perlindungan terhadap setiap insan olahraga.

Apabila dugaan pelecehan seksual atau kekerasan terhadap atlet terbukti, Kemenpora mendorong penerapan sanksi tegas, termasuk larangan seumur hidup bagi pelaku untuk terlibat dalam kegiatan olahraga.

“Apabila memang ditemukan pelecehan atau tindak pidana kekerasan seksual maupun kekerasan fisik kepada atlet, maka Kemenpora menghimbau agar sanksi paling berat, termasuk sanksi larangan seumur hidup terlibat di olahraga, dapat dijatuhkan kepada pelaku,” tegas Erick Thohir.

Selain sanksi administratif di lingkungan olahraga, Kemenpora menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan apabila terdapat unsur pidana.

“Apabila ada pelanggaran hukum, termasuk pelanggaran Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, maka pelaku harus diproses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir, pengabdian dan pengorbanan para atlet Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa tidak boleh dinodai oleh tindakan yang tidak terpuji dan berpotensi melanggar hukum.

Penanganan Kasus oleh Federasi

Dugaan kasus pelecehan seksual mencuat di tengah persiapan Pelatnas Panjat Tebing Indonesia menuju Asian Games 2026. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) telah mengambil langkah administratif dengan menonaktifkan sementara pelatih Hendra Basir dari jabatannya.

Penonaktifan dilakukan sambil menunggu hasil pendalaman yang dilakukan oleh Tim Pencari Fakta (TPF) yang telah dibentuk oleh organisasi.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil sesuai ketentuan organisasi.

“Berdasarkan Surat Keputusan organisasi, Hendra Basir diberhentikan sementara sampai dengan ada keputusan dari Tim Pencari Fakta yang telah dibentuk,” ujar Wahyu.

Penataan Kepelatihan Pelatnas

Masa jabatan Hendra Basir dijadwalkan berakhir pada 28 Februari 2026. Berdasarkan Surat Keputusan terbaru tim panjat tebing Indonesia, nama yang bersangkutan tidak lagi tercantum dalam susunan pelatih untuk periode selanjutnya.

Mulai 3 Maret 2026, para atlet pelatnas panjat tebing akan berada di bawah tim kepelatihan yang baru dan melanjutkan program latihan sebagai persiapan menuju Kualifikasi Asian Games 2026.

Kemenpora menegaskan akan terus mengawal proses penanganan kasus ini dan memastikan seluruh atlet Indonesia dapat berlatih serta bertanding dalam lingkungan yang aman, profesional, dan bermartabat.

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA RI

Berita olahraga terbaru dan terpercaya: sepak bola Indonesia, Liga Inggris, Liga Champions, transfer pemain, jadwal, hasil, dan prediksi pertandingan setiap hari.

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook SDK

  • https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v9.0

Paul Munster Minta Bhayangkara FC Tetap Fokus Hadapi PSBS Biak pada Laga Penutup Musim BRI Super League 2025/2026

Yogyakarta — Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan pentingnya menjaga fokus penuh menjelang pertandingan terakhir musim reguler B...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini


Categories

Postingan Populer

Popular Posts