BRI SUPER LEAGUE NEWS

Breaking News Portal Olahraga

1/23/26

Proliga 2026: Kalah dari Bandung bjb Tandamata, Jakarta Pertamina Enduro Alihkan Fokus ke Jakarta Popsivo Polwan

Proliga 2026: Kalah dari Bandung bjb Tandamata, Jakarta Pertamina Enduro Alihkan Fokus ke Jakarta Popsivo Polwan

Bandung
– Jakarta Pertamina Enduro harus mengakui keunggulan tuan rumah Bandung bjb Tandamata pada laga seri ketiga putaran pertama Proliga 2026. Juara bertahan Proliga putri tersebut kalah tipis dengan skor 2-3 dalam pertandingan yang digelar pada Kamis (22/1/2026).

Dalam laga lima set yang berlangsung ketat, Jakarta Pertamina Enduro mencatatkan skor 25-16, 22-25, 25-22, 18-25, dan 8-15. Pertandingan berjalan sengit sejak set pertama, namun inkonsistensi permainan membuat Pertamina Enduro gagal mengamankan kemenangan.

Evaluasi Pelatih

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Kaslioglu, mengakui bahwa timnya belum tampil konsisten sepanjang pertandingan, khususnya dalam menjaga performa servis dan blok.

“Seharusnya kami bisa bermain lebih kontinyu. Saat servis, blok harusnya sudah bisa langsung berjalan dengan baik. Di akhir pertandingan sebenarnya permainan kami sudah membaik,” ujar pelatih asal Turki tersebut.

Meski menelan kekalahan, Bullent menegaskan bahwa hasil ini tidak akan memengaruhi fokus tim dalam menatap pertandingan berikutnya.

Fokus ke Laga Selanjutnya

Jakarta Pertamina Enduro memilih untuk tidak larut dalam hasil negatif tersebut dan langsung mengalihkan fokus ke laga penting selanjutnya melawan Jakarta Popsivo Polwan.

“Kami tetap fokus ke depan. Hasil dari pertandingan ini sudah kami lupakan. Sekarang kami memikirkan permainan besok,” tegas Bullent.

Jakarta Pertamina Enduro dijadwalkan kembali bertanding pada Jumat (23/1/2026) menghadapi Jakarta Popsivo Polwan. Laga tersebut akan digelar pukul 19.00 WIB dan menjadi pertandingan krusial dalam upaya mengamankan posisi menuju final four Proliga 2026.

Sebagai juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro tetap optimistis mampu bangkit dan menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen Proliga musim ini. 

Jafar/Felisha Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2026, Tak Mau Terbebani Tampil di Istora

 

Jafar/Felisha Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2026, Tak Mau Terbebani Tampil di Istora

Jakarta – Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu memastikan langkah ke babak semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026. Kepastian tersebut diraih usai menaklukkan pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue melalui pertandingan ketat tiga gim yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Jafar/Felisha sempat kehilangan gim pertama setelah mendapat tekanan dari permainan agresif pasangan Prancis. Namun, berkat ketenangan, daya juang tinggi, serta komunikasi yang solid, pasangan Merah Putih mampu bangkit dan membalikkan keadaan pada dua gim berikutnya untuk mengunci kemenangan.

Hasil ini menjaga peluang Jafar/Felisha untuk meraih prestasi terbaik di turnamen level BWF Super 500 tersebut, sekaligus menambah kepercayaan diri mereka saat tampil di hadapan publik sendiri.

Pertandingan Ketat dan Adaptasi Cepat

Felisha Pasaribu mengakui bahwa laga melawan Gicquel/Delrue tidak berjalan mudah. Pasangan Prancis tampil konsisten dan mampu menekan permainan Jafar/Felisha, khususnya setelah interval gim pertama.

“Lawan bermain sangat baik dan pola yang mereka terapkan sempat menyulitkan kami. Keluar dari pola mereka itu tidak mudah,” ujar Felisha usai pertandingan.

Ia menambahkan, komunikasi dan semangat pantang menyerah menjadi kunci kebangkitan mereka di dua gim terakhir.

“Dengan daya juang dan komunikasi yang baik, kami perlahan bisa mengontrol jalannya pertandingan,” tambahnya.

Fokus Tanpa Beban di Istora

Melaju ke babak semifinal, Jafar/Felisha menegaskan tidak ingin terbebani dengan ekspektasi meski bermain di Istora Senayan yang dikenal memiliki atmosfer luar biasa. Mereka memilih fokus pada performa dan menjaga konsistensi permainan di setiap laga.

Dengan dukungan penuh publik Istora, Jafar/Felisha diharapkan mampu melanjutkan tren positif dan melangkah ke partai puncak Indonesia Masters 2026.


Tak Ada yang Mustahil di Liga Champions: Dari Bernabeu hingga Lingkar Arktik, Daftar Malam Kelam Manchester City

 

Tak Ada yang Mustahil di Liga Champions: Dari Bernabeu hingga Lingkar Arktik, Daftar Malam Kelam Manchester City

Jakarta – Kekalahan mengejutkan Manchester City dari klub Norwegia, Bodø/Glimt, di ajang Liga Champions 2025/2026 kembali menegaskan satu fakta klasik dalam sepak bola: tak ada yang benar-benar mustahil.

City tumbang dengan skor mencolok 1-3, hasil yang langsung mengguncang jagat sepak bola Eropa. Di atas kertas, duel ini tampak timpang. Manchester City datang dengan status raksasa Premier League, skuad bertabur bintang, serta reputasi sebagai salah satu tim paling dominan dalam satu dekade terakhir. Sementara Bodø/Glimt hanyalah wakil dari lingkar Arktik, jauh dari sorotan utama sepak bola elite Eropa.

Namun Liga Champions selalu punya cara untuk menertawakan logika.

City, Guardiola, dan Ilusi Kepastian

Manchester City di era Pep Guardiola dikenal sebagai simbol stabilitas dan dominasi. Mereka adalah satu-satunya klub yang mampu menjuarai Premier League empat musim beruntun, serta pernah mengangkat trofi Liga Champions 2022/2023.

Di sisi lain, Bodø/Glimt memang memiliki reputasi kuat di Norwegia dan rutin bersaing di Eliteserien, tetapi tetap tak sebanding secara finansial, kedalaman skuad, maupun pengalaman Eropa jika dibandingkan dengan City.

Justru karena itulah kekalahan ini terasa begitu mencolok. Sebuah pengingat bahwa sejarah, dana besar, dan prediksi pundit tidak selalu menjamin keselamatan di malam Eropa.

Bukan yang Pertama, City Pernah Dipermalukan

Kekalahan dari Bodø/Glimt bukanlah noda tunggal dalam perjalanan Eropa Manchester City. Sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Liga Champions, City beberapa kali mengalami malam-malam kelam yang masih membekas hingga kini.

Berikut deretan kekalahan menyakitkan Manchester City di Liga Champions, seperti dilansir Planetfootball:

1. Real Madrid 3-1 Manchester City (2016)

Bermain di Santiago Bernabéu, City gagal menahan tekanan Los Blancos pada semifinal Liga Champions. Gol telat Madrid memupus mimpi City melaju ke final, sekaligus menegaskan bahwa pengalaman Eropa masih menjadi jurang pemisah kala itu.

2. Monaco 3-1 Manchester City (2017)

Salah satu kekalahan paling ikonik. City datang ke Stade Louis II dengan keunggulan agregat, tetapi dihancurkan permainan ofensif Monaco muda yang dipimpin Kylian Mbappé. Aturan gol tandang menjadi mimpi buruk bagi City.

3. Tottenham Hotspur 1-0 Manchester City (2019)

Laga dramatis yang diwarnai gol kontroversial Raheem Sterling di menit akhir—yang kemudian dianulir VAR. City tersingkir dengan cara paling kejam, meski mendominasi permainan.

4. Lyon 3-1 Manchester City (2020)

Kekalahan yang sering disebut sebagai malam eksperimen Guardiola. Perubahan taktik yang tak biasa justru dimanfaatkan Lyon untuk menghukum City di perempat final.

5. Chelsea 1-0 Manchester City (2021)

Final Liga Champions yang pahit. City tampil di bawah ekspektasi dan kalah dari Chelsea lewat gol Kai Havertz. Trofi yang sudah di depan mata kembali melayang.

6. Bodø/Glimt 3-1 Manchester City (2025)

Kekalahan terbaru—dan mungkin paling simbolik. Bukan karena skor semata, tetapi karena tempat dan lawannya. Dari Bernabéu hingga lingkar Arktik, City kembali belajar bahwa Liga Champions tak mengenal status.

Liga Champions dan Romantisme Kekacauan

Kekalahan Manchester City dari Bodø/Glimt adalah potret sempurna mengapa Liga Champions begitu dicintai. Di kompetisi ini, sejarah bisa runtuh, raksasa bisa tersungkur, dan klub kecil bisa mencuri panggung dunia—setidaknya untuk satu malam.

Bagi City, ini adalah alarm keras. Bagi penikmat sepak bola, ini adalah pengingat bahwa keindahan sepak bola justru lahir dari ketidakpastian.

Karena di Liga Champions, segalanya mungkin terjadi.


Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Borneo FC, Pesut Etam Wajib Waspadai Senjata Baru Laskar Sambernyawa

Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Borneo FC, Pesut Etam Wajib Waspadai Senjata Baru Laskar Sambernyawa

Solo
– Persis Solo akan menghadapi ujian berat saat menjamu Borneo FC Samarinda pada laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat 23 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.

Duel ini mempertemukan dua tim dengan kepentingan berbeda. Persis Solo berjuang keluar dari zona degradasi, sementara Borneo FC berambisi menjaga posisi di papan atas klasemen.

Kondisi Persis Solo: Harapan pada Amunisi Baru

Persis Solo saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin dari 17 pertandingan. Hasil tersebut membuat Laskar Sambernyawa berada dalam tekanan besar jelang putaran kedua.

Pelatih Milomir Šešlija dihadapkan pada tantangan untuk segera memperbaiki performa tim. Kehadiran sejumlah pemain baru pada bursa transfer paruh musim menjadi harapan utama Persis Solo untuk meningkatkan kualitas permainan, khususnya dalam upaya mencuri poin di laga-laga krusial.

Amunisi anyar tersebut diprediksi akan menjadi tulang punggung tim dalam misi keluar dari zona merah. Bermain di kandang sendiri juga menjadi modal penting bagi Persis Solo untuk tampil lebih berani dan agresif.

Borneo FC Tetap Konsisten di Papan Atas

Di sisi lain, Borneo FC Samarinda datang ke Solo dengan kepercayaan diri tinggi. Pesut Etam saat ini menempati peringkat kedua klasemen dengan raihan 37 poin dari 17 laga, menjadikan mereka salah satu kandidat kuat penantang gelar musim ini.

Konsistensi permainan menjadi kekuatan utama tim asal Kalimantan Timur tersebut. Namun, Borneo FC tetap dituntut tampil waspada, mengingat Persis Solo diprediksi tampil ngotot demi mengamankan poin penting di kandang.

Kunci Pertandingan

Persis Solo diperkirakan akan mengandalkan semangat juang tinggi serta efektivitas pemain-pemain baru untuk menekan sejak awal laga. Sementara itu, Borneo FC berpeluang memanfaatkan pengalaman, organisasi permainan, dan kedalaman skuad untuk mengontrol jalannya pertandingan.

Pertarungan lini tengah serta ketajaman di depan gawang akan menjadi faktor penentu hasil akhir laga ini.

Prediksi Jalannya Laga

Dengan perbedaan posisi di klasemen, Borneo FC lebih diunggulkan. Namun, motivasi tinggi Persis Solo untuk keluar dari zona degradasi membuat laga ini berpotensi berjalan ketat.

Prediksi skor: Persis Solo 1-2 Borneo FC
(Catatan: Persis berpeluang mencuri poin jika mampu memaksimalkan dukungan publik Stadion Manahan dan performa pemain barunya.)

Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-18: Persaingan Kian Memanas

Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-18: Persaingan Kian Memanas

Jakarta
– Kompetisi BRI Super League 2025/2026 kembali bergulir pada akhir pekan ini dengan memasuki pekan ke-18. Sejumlah pertandingan menarik akan tersaji dan diprediksi berpengaruh besar terhadap peta persaingan, baik di papan atas klasemen maupun zona bawah.

Memasuki putaran kedua, tensi kompetisi semakin meningkat. Setiap tim dituntut tampil konsisten karena selisih poin antar posisi kini semakin ketat. Kesalahan kecil berpotensi berdampak besar terhadap posisi akhir di klasemen.

Duel Krusial Warnai Pekan ke-18

Sorotan utama pada pekan ini tertuju pada laga Persis Solo vs Borneo FC Samarinda yang membuka rangkaian pertandingan. Kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar untuk mengamankan poin demi menjaga asa bersaing di papan klasemen.

Selain itu, Persija Jakarta akan menjalani laga krusial di hadapan pendukungnya sendiri. Dukungan penuh suporter di kandang diharapkan menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran untuk meraih hasil maksimal.

Di pertandingan lain, Persib Bandung juga bersiap menghadapi tantangan dari PSBS Biak, laga yang berpotensi menyuguhkan duel ketat mengingat ambisi kedua tim dalam mengamankan posisi terbaik.

Setiap Poin Bernilai Strategis

Dengan kompetisi yang semakin kompetitif, pekan ke-18 menjadi momen penting bagi seluruh kontestan. Tim-tim unggulan dituntut menjaga stabilitas performa, sementara tim-tim papan tengah dan bawah berupaya memanfaatkan momentum untuk mencuri poin berharga.

Pekan ini juga menjadi panggung pembuktian bagi para pemain dan pelatih. Tekanan meningkat, target semakin jelas, dan setiap keputusan di lapangan dapat menentukan arah perjalanan tim hingga akhir musim.

BRI Super League 2025/2026 terus menyajikan persaingan yang ketat dan menarik, menjadikan setiap pertandingan layak dinantikan oleh para pecinta sepak bola nasional.

Dony Tri Pamungkas Doakan Kesuksesan John Herdman di Timnas Indonesia

Dony Tri Pamungkas Doakan Kesuksesan John Herdman di Timnas Indonesia

Jakarta
– Pemain muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, menyampaikan doa dan harapannya untuk John Herdman yang resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Dony menilai Herdman sebagai sosok pelatih berkualitas dan optimistis kehadirannya mampu membawa Tim Garuda ke level yang lebih baik.

John Herdman diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026. Pelatih asal Inggris tersebut mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan selama dua tahun dari PSSI, sebagai bagian dari proyek jangka menengah pengembangan Timnas Indonesia.

Menanggapi penunjukan tersebut, Dony Tri Pamungkas memberikan komentar positif. Pemain yang kerap menjadi andalan di berbagai kelompok umur Timnas Indonesia itu berharap Herdman bisa sukses selama menukangi skuad Merah Putih.

“Memang pelatih yang bagus. Semoga sukses untuk Coach Herdman di Timnas Indonesia, semoga timnas bisa lebih baik lagi,” ujar Dony Tri Pamungkas dalam sesi konferensi pers jelang laga Persija Jakarta vs Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Dony juga menilai pengalaman internasional John Herdman menjadi nilai tambah bagi Timnas Indonesia. Sebelum menerima tawaran dari PSSI, Herdman dikenal sebagai pelatih yang memiliki rekam jejak mentereng di level internasional.

John Herdman sebelumnya pernah menangani Timnas Kanada dan Timnas Selandia Baru, dua negara yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi dibandingkan Timnas Indonesia. Bersama Kanada, Herdman bahkan sukses membawa tim tersebut tampil di ajang Piala Dunia, sebuah pencapaian yang membuat namanya semakin diperhitungkan di kancah sepak bola dunia.

Kehadiran Herdman diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia, baik dari segi taktik, mental bertanding, maupun pengembangan pemain muda. Dukungan dari para pemain Liga 1, termasuk Dony Tri Pamungkas, menjadi sinyal positif bagi awal era baru Tim Garuda di bawah kepemimpinan John Herdman.

AS Roma Bungkam Stuttgart, Duo Timnas Indonesia Gagal Bawa Klub Menang

AS Roma Bungkam Stuttgart, Duo Timnas Indonesia Gagal Bawa Klub Menang

 Matchday ketujuh Liga Europa 2025/2026 yang berlangsung Jumat (23/1/2026) dini hari WIB menghadirkan hasil penting. AS Roma sukses meraih kemenangan, sementara dua pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk dan Dean James, harus menelan kekalahan bersama klub masing-masing.

Bermain di Stadion Olimpico, AS Roma mengalahkan VfB Stuttgart dengan skor 2-0. Dua gol Giallorossi dicetak oleh Niccolò Pisilli pada menit ke-40 dan 90+3. Kemenangan ini membawa Roma naik ke posisi enam klasemen sementara dan memperbesar peluang lolos langsung ke fase gugur.

Di laga lainnya, Lyon dan Aston Villa resmi memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Europa. Lyon menang 1-0 atas Young Boys, sedangkan Aston Villa menaklukkan Fenerbahce dengan skor identik. Keduanya kini mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan dan tak mungkin terkejar.

Persaingan menuju fase knockout dipastikan semakin ketat pada matchday terakhir.

Berita olahraga terbaru dan terpercaya: sepak bola Indonesia, Liga Inggris, Liga Champions, transfer pemain, jadwal, hasil, dan prediksi pertandingan setiap hari.

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook SDK

  • https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v9.0

Paul Munster Minta Bhayangkara FC Tetap Fokus Hadapi PSBS Biak pada Laga Penutup Musim BRI Super League 2025/2026

Yogyakarta — Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan pentingnya menjaga fokus penuh menjelang pertandingan terakhir musim reguler B...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini


Categories

Postingan Populer

Popular Posts