BRI SUPER LEAGUE NEWS

Breaking News Portal Olahraga

2/02/26

John Herdman Mulai Keliling Eropa Pantau Pemain Diaspora Timnas Indonesia: Amati Kevin Diks di Jerman, Nonton Dean James di Belanda

Azmi Bloger

Jakarta, - 
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menjalani agenda pemantauan pemain dengan berkeliling Eropa. Langkah ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan para pemain diaspora Indonesia yang berkiprah di kompetisi Benua Biru.

John Herdman membagikan aktivitasnya tersebut melalui unggahan Instagram Stories di akun pribadinya, @officialjohnherdman, pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Dalam unggahan itu, arsitek asal Inggris tersebut tampak menyambangi sejumlah klub Eropa.

Salah satu agenda Herdman adalah memantau Kevin Diks di Jerman. Ia terlihat hadir menyaksikan sesi latihan Borussia Monchengladbach, klub yang diperkuat Kevin Diks. Kehadiran Herdman menunjukkan keseriusan tim pelatih Timnas Indonesia dalam memantau kesiapan fisik dan performa pemain secara langsung.

Borussia Monchengladbach sendiri tengah melakukan persiapan jelang laga pekan ke-21 Bundesliga 2025/2026 menghadapi Bayer Leverkusen yang akan digelar di Borussia-Park, Monchengladbach.

Selain ke Jerman, John Herdman juga melanjutkan perjalanannya ke Belanda untuk menyaksikan penampilan Dean James bersama Go Ahead Eagles. Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya tim pelatih dalam membangun basis data teknis dan nonteknis para pemain diaspora.

Agenda keliling Eropa ini menegaskan komitmen John Herdman dalam memperkuat Timnas Indonesia dengan pendekatan profesional, sekaligus memastikan komunikasi dan kedekatan dengan para pemain yang berkarier di luar negeri tetap terjaga.

Menang atas PSIM di BRI Super League, Fabio Lefundes: Alhamdulillah!

Azmi Bloger

Borneo FC Samarinda
berhasil mengamankan kemenangan penting atas PSIM Yogyakarta pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (1/2/2026) sore WIB, Pesut Etam menang dengan skor 2-1.

Borneo FC membuka keunggulan lewat gol Kaio Nune Ferreira pada menit ke-31. PSIM Yogyakarta sempat menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ze Valente pada menit ke-82. Namun, kemenangan tuan rumah akhirnya dipastikan lewat gol dramatis Koldo Obieta Alberdi pada menit ke-90+2.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengungkapkan rasa syukur atas hasil positif yang diraih timnya. Ia menilai kemenangan tersebut sangat penting dalam menjaga momentum tim di tengah ketatnya persaingan liga.

Alhamdulillah, kami bisa meraih tiga poin. Ini pertandingan yang sulit, PSIM bermain disiplin dan memberikan perlawanan kuat. Para pemain menunjukkan mentalitas yang bagus hingga menit akhir,” ujar Fabio Lefundes seusai pertandingan.

Fabio juga memuji kerja keras para pemainnya yang tetap fokus meski sempat kehilangan keunggulan jelang akhir laga. Gol di masa injury time dinilai sebagai buah dari konsistensi dan kepercayaan diri tim.

Tambahan tiga poin ini membuat Borneo FC terus bersaing di papan atas klasemen sementara BRI Super League, sementara PSIM Yogyakarta harus segera berbenah untuk kembali ke jalur positif pada laga berikutnya.

Pelempar Kembang Api yang Lukai Emil Audero Dikabarkan Kehilangan Tiga Jarinya

Azmi Bloger

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami insiden tidak mengenakkan saat memperkuat Cremonese dalam lanjutan Serie A 2025/2026. Audero menjadi korban ledakan petasan yang dilemparkan dari tribune penonton dalam laga kontra Inter Milan.

Pertandingan pekan ke-23 Serie A yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB, sempat dihentikan pada menit ke-50 akibat insiden tersebut. Saat itu, sebuah kembang api dilemparkan dari area tribune yang dihuni pendukung Inter Milan dan meledak di dekat posisi Audero, yang merupakan satu-satunya pemain di area penalti.

Ledakan petasan tersebut menimbulkan suara keras dan percikan api yang mengenai kaki kiper berusia 29 tahun itu. Audero sempat terkapar di lapangan dan mendapat perawatan dari tim medis. Terlihat luka serta bekas terbakar di bagian kaki akibat percikan api dari petasan.

Meski demikian, Emil Audero dinyatakan cukup fit untuk melanjutkan pertandingan setelah beberapa menit mendapat penanganan di lapangan. Laga kemudian kembali dilanjutkan dengan pengawasan ketat dari perangkat pertandingan dan pihak keamanan stadion.

Sementara itu, pelaku pelemparan kembang api tersebut dikabarkan mengalami luka serius akibat petasan yang digunakannya sendiri. Berdasarkan laporan awal yang beredar di Italia, pelaku disebut kehilangan tiga jari tangan akibat ledakan sebelum benda tersebut dilemparkan ke lapangan. Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan dan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas maupun kondisi lengkap pelaku.

Insiden ini kembali menyoroti persoalan keselamatan pemain dan penggunaan petasan di stadion sepak bola Italia. Serie A dan otoritas keamanan diperkirakan akan memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab, termasuk potensi hukuman bagi klub tuan rumah jika terbukti terjadi kelalaian pengamanan.

Bagi Emil Audero, kejadian ini menjadi pengalaman pahit di tengah upayanya menjaga performa bersama Cremonese, sekaligus perhatian khusus bagi Timnas Indonesia terkait kondisi sang kiper menjelang agenda internasional mendatang.

John Herdman Mulai Keliling Eropa Pantau Pemain Diaspora Timnas Indonesia: Amati Kevin Diks di Jerman, Nonton Dean James di Belanda

Azmi Bloger

Jakarta,
– Pelatih Kepala Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memulai agenda pemantauan pemain dengan melakukan perjalanan keliling Eropa guna memantau langsung performa para pemain diaspora yang berkarier di kompetisi luar negeri.

Agenda ini menjadi bagian dari persiapan jangka menengah dan panjang Timnas Indonesia dalam menghadapi agenda internasional mendatang, termasuk kualifikasi turnamen resmi dan pembentukan kerangka skuad yang lebih kompetitif.

Dalam lawatan perdananya, John Herdman menyambangi Jerman untuk mengamati secara langsung penampilan Kevin Diks, pemain bertahan yang saat ini tampil konsisten di kompetisi level atas Eropa. Herdman hadir langsung di stadion untuk melihat kontribusi, disiplin taktik, serta kondisi fisik sang pemain dalam pertandingan kompetitif.

Setelah dari Jerman, pelatih asal Inggris tersebut melanjutkan perjalanan ke Belanda guna menyaksikan aksi Dean James, yang juga masuk dalam radar pemantauan Timnas Indonesia. Kehadiran Herdman di laga Dean James menjadi sinyal keseriusan tim pelatih dalam membangun komunikasi langsung dan memahami karakter permainan setiap pemain diaspora.

“Pemantauan langsung sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh, tidak hanya dari statistik, tetapi juga dari sikap bermain, komunikasi di lapangan, serta peran pemain dalam sistem timnya,” ujar John Herdman.

Langkah ini menegaskan komitmen PSSI dan tim pelatih Timnas Indonesia untuk memperkuat skuad Garuda dengan pendekatan profesional dan berbasis data, sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan para pemain diaspora.

John Herdman dijadwalkan akan melanjutkan agenda pemantauan ke beberapa negara Eropa lainnya dalam waktu dekat, sebelum merangkum hasil observasi sebagai bahan evaluasi teknis dan pemetaan skuad Timnas Indonesia ke depan.

Prediksi BRI Super League Arema FC Vs Persijap: Pantang Dipermalukan Tim Zona Merah


Malang
– Arema FC memiliki momentum penting untuk meraih poin penuh pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Singo Edan akan menjamu Persijap Jepara, tim yang saat ini berada di zona degradasi, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (2/2/2026).

Kemenangan menjadi harga mati bagi Arema FC. Tambahan tiga poin sangat dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Saat ini, Arema masih tertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 21 poin, situasi yang membuat mereka tak boleh kembali kehilangan angka di kandang sendiri.

Motivasi Arema kian besar setelah pada pekan sebelumnya menelan kekalahan saat bertandang ke markas Dewa United. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan tekad timnya untuk menebus poin yang hilang tersebut.

“Kami respek dengan Persijap. Namun, kami harus mengganti poin yang hilang. Saya sudah mengetahui tentang lawan. Mereka sekarang ditangani pelatih yang sudah berpengalaman di Indonesia,” ujar Marcos Santos.

Meski berstatus sebagai tim papan bawah, Persijap Jepara tidak ingin dipandang sebelah mata. Perubahan di kursi pelatih serta upaya memperbaiki performa membuat tim berjuluk Laskar Kalinyamat berpotensi menghadirkan kejutan.

Arema FC diprediksi tetap tampil agresif sejak awal laga dengan mengandalkan dukungan penuh Aremania di Stadion Kanjuruhan. Lini depan Singo Edan dituntut tampil lebih efektif agar tidak mengulang hasil negatif.

Dengan perbedaan posisi di klasemen dan status tuan rumah, Arema FC lebih diunggulkan. Namun, tekanan untuk menang justru bisa menjadi ujian mental tersendiri. Arema pantang terpeleset jika tidak ingin semakin terjerat persaingan papan tengah BRI Super League.

Berita olahraga terbaru dan terpercaya: sepak bola Indonesia, Liga Inggris, Liga Champions, transfer pemain, jadwal, hasil, dan prediksi pertandingan setiap hari.

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook SDK

  • https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v9.0

Paul Munster Minta Bhayangkara FC Tetap Fokus Hadapi PSBS Biak pada Laga Penutup Musim BRI Super League 2025/2026

Yogyakarta — Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan pentingnya menjaga fokus penuh menjelang pertandingan terakhir musim reguler B...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini


Categories

Postingan Populer

Popular Posts