BRI SUPER LEAGUE NEWS

Breaking News Portal Olahraga

3/07/26

Masih Ada Keributan Antarsuporter, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Buka Peluang Perpanjang Larangan Awaydays Musim Depan

 

Masih Ada Keributan Antarsuporter, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Buka Peluang Perpanjang Larangan Awaydays Musim Depan

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membuka kemungkinan untuk memperpanjang larangan tur tandang (awaydays) bagi suporter pada musim depan. Wacana tersebut muncul setelah masih terjadinya sejumlah keributan antarsuporter dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Insiden terbaru terjadi usai pertandingan antara Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Kamis (5/3/2026). Bentrokan antarsuporter kembali mencoreng upaya menciptakan atmosfer sepak bola yang aman.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyayangkan masih terjadinya keributan di kalangan suporter. Ia menilai sebagian pendukung seolah melupakan pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sedikitnya 135 orang pada Oktober 2022.

“Ini suporternya seperti lupa dengan tragedi Kanjuruhan dan kejadian-kejadian lainnya. Itu yang membuat kami sedih,” ujar Arya.

Larangan Away Sudah Tiga Musim

PSSI sendiri telah memberlakukan larangan tur tandang bagi suporter selama tiga musim terakhir sebagai langkah pencegahan konflik antarsuporter di stadion.

Meski demikian, masih ada sebagian pendukung yang tetap memaksakan diri datang ke laga tandang. Akibatnya, klub yang mereka dukung kerap mendapatkan sanksi denda dari Komite Disiplin PSSI.

Arya mengakui bahwa beberapa pertandingan sebenarnya dapat berlangsung kondusif tanpa gesekan antarpendukung. Namun, ia menilai kejadian positif tersebut belum cukup menjadi jaminan bahwa aturan tur tandang dapat dibuka kembali.

“Kemarin ada satu pertandingan tandang yang berjalan baik, lalu ada yang bilang ayo buka awaydays. Tapi itu hanya satu contoh saja. Sementara kejadian lain masih banyak,” kata Arya.

PSSI Khawatirkan Faktor Keselamatan

Menurut Arya, persoalan tur tandang bukan sekadar soal aturan kompetisi, tetapi menyangkut keselamatan banyak orang.

“Kita bicara soal nyawa. Kita berharap suporter ingat janji ketika masuk stadion bajunya putih, keluar juga bajunya putih. Jangan sampai ada warna lain karena kekerasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PSSI saat ini masih melakukan pembahasan internal terkait kemungkinan kebijakan tersebut untuk musim depan.

Tensi Meningkat Jelang Akhir Musim

Situasi dinilai semakin rawan menjelang akhir musim kompetisi. Persaingan ketat di papan atas maupun zona degradasi membuat tensi pertandingan meningkat, baik di BRI Super League maupun kompetisi kasta kedua.

Arya juga menyoroti masih adanya tindakan anarkis seperti pelemparan kursi stadion, perusakan fasilitas, hingga intimidasi terhadap perangkat pertandingan.

“Perangkat pertandingan dikejar-kejar, kursi stadion dibongkar dan dilempar. Padahal di luar Pulau Jawa banyak daerah yang bahkan belum memiliki stadion memadai,” katanya.

PSSI Minta Suporter Introspeksi

PSSI menegaskan bahwa keputusan terkait kebijakan awaydays musim depan akan sangat bergantung pada kedisiplinan suporter dalam menjaga ketertiban.

“Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, jangan salahkan federasi jika larangan itu tetap diberlakukan musim depan,” tegas Arya.

Ia berharap seluruh elemen suporter dapat menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim kesayangannya agar sepak bola Indonesia dapat berjalan lebih aman dan sehat.

Pimpin Klasemen BRI Super League 2025/2026, Persib Bandung Bantah Rekrutmen Pemain Gagal

 

Pimpin Klasemen BRI Super League 2025/2026, Persib Bandung Bantah Rekrutmen Pemain Gagal

Bandung – Persib Bandung membantah anggapan bahwa rekrutmen pemain pada musim 2025/2026 tidak berjalan sukses. Manajemen Maung Bandung menilai performa tim di kompetisi domestik maupun Asia justru menjadi bukti bahwa proses perekrutan pemain berjalan sesuai harapan.

Hingga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Persib masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 54 poin. Tim asuhan Bojan Hodak itu unggul empat angka dari rival terdekatnya, Persija Jakarta, yang berada di posisi kedua dengan 51 poin.

Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, Persib berpeluang besar menorehkan prestasi besar di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tak hanya tampil impresif di kompetisi domestik, Persib juga menunjukkan perkembangan positif di level Asia. Tim yang diperkuat pemain muda seperti Kakang Rudianto itu berhasil melangkah hingga babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026, pencapaian yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menilai kritik terkait rekrutmen pemain musim ini tidak sepenuhnya adil jika melihat posisi Persib saat ini.

“Kalau kita mau bilang rekrutmen Persib tidak sukses, rasanya tidak mungkin kita berada di peringkat satu saat ini,” ujar Adhitia Putra Herawan.

Progres di Kompetisi Asia

Adhitia juga menyoroti perkembangan Persib di kompetisi Asia. Menurutnya, keberhasilan mencapai babak 16 besar ACL 2 merupakan kemajuan signifikan dibandingkan musim lalu.

Ia menilai perjalanan tim di AFC Champions League Two 2025/2026 memberikan banyak pelajaran berharga bagi para pemain.

“Musim lalu kami bahkan tidak bisa mencapai fase ini. Sekarang kami bisa bersaing dan hampir tidak kalah di banyak pertandingan. Jadi menurut saya tidak fair jika rekrutmen pemain dianggap gagal,” jelasnya.

Soal Produktivitas Gol

Selain kritik soal rekrutmen, Persib juga sempat mendapat sorotan terkait produktivitas gol. Namun, Adhitia menilai statistik tim tidak jauh berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan musim lalu pada jumlah pertandingan yang sama, produktivitas gol Persib masih berada dalam tren yang stabil.

“Kalau dibandingkan dengan musim lalu di jumlah pertandingan yang sama, sebenarnya tidak berbeda jauh. Memang jika dibandingkan dengan musim 2023/2024 jumlah gol lebih banyak, tapi pada musim 2024/2025 juga sudah menurun,” kata Adhitia.

Dengan posisi di puncak klasemen dan progres positif di kompetisi Asia, manajemen Persib menilai komposisi skuad musim 2025/2026 telah memberikan kontribusi signifikan terhadap performa tim sepanjang musim ini

Hasil Pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Samarinda Pesta Gol, Persita Tangerang Hantam Madura United, Malut United Ditahan PSM Makassar

 

Hasil Pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Samarinda Pesta Gol, Persita Tangerang Hantam Madura United, Malut United Ditahan PSM Makassar

Samarinda – Pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 menghadirkan sejumlah laga seru pada Sabtu (7/3/2026) malam WIB. Tiga pertandingan berlangsung sengit dengan banjir gol, termasuk pesta lima gol Borneo FC Samarinda ke gawang Persebaya Surabaya.

Borneo FC Mengamuk di Segiri

Bermain di Stadion Segiri, Borneo FC tampil dominan dan menghajar Persebaya dengan skor telak 5-1.

Gol pembuka tuan rumah dicetak gelandang asal Kolombia, Juan Villa pada menit ke-15 setelah menerima assist dari Mohammad Anez. Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 sekaligus memastikan brace.

Tak lama berselang, winger Argentina Mariano Peralta menambah keunggulan Borneo FC pada menit ke-63 lewat assist dari Caxambu. Pesta gol Pesut Etam berlanjut lewat gol Koldo Obieta pada menit ke-69.

Persebaya sempat memperkecil kedudukan melalui gol bek asal Brasil Leo Lelis pada menit ke-73. Namun, Borneo FC memastikan kemenangan telak lewat gol Marcos Astina pada masa injury time menit ke-90+3.

Malut United Gagal Menang di Kandang

Sementara itu di Stadion Gelora Kie Raha, Malut United harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 3-3 melawan PSM Makassar.

Malut United sempat unggul 3-1 berkat brace striker Brasil David Da Silva pada menit ke-48 dan ke-67 serta gol Tyronne del Pino pada menit ke-52.

Namun PSM berhasil bangkit. Gol pertama mereka tercipta lewat gol bunuh diri Yakob Sayuri pada menit ke-38. Setelah itu, Savio Roberto memperkecil ketertinggalan pada menit ke-70 usai menerima assist dari Victor Luiz.

Tim Juku Eja akhirnya menyamakan skor melalui gol Jacques Themopole pada menit ke-88.

Persita Berpesta di Indomilk Arena

Di pertandingan lain yang berlangsung di Indomilk Arena, Persita Tangerang tampil impresif dengan menghancurkan Madura United 4-1.

Gol cepat Persita dicetak oleh Ahmad Nur Hardianto pada menit ke-5. Empat menit kemudian, gelandang asal Guinea Khatulistiwa Pablo Ganet menggandakan keunggulan setelah menerima umpan dari Zulfan Djiaulhaq.

Striker Spanyol Rayco Rodriguez kemudian menjadi bintang dengan mencetak dua gol pada menit ke-16 dan ke-30 berkat assist dari Aleksa Andrejic.

Madura United hanya mampu mencetak satu gol hiburan lewat Riquelme pada menit ke-52.

Hasil ini membuat persaingan papan klasemen BRI Super League 2025/2026 semakin menarik menjelang fase akhir musim, dengan sejumlah tim terus berusaha mengamankan posisi terbaik mereka.

PSSI Apresiasi Langkah Persebaya Tutup Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo


Jakarta, 7 Maret 2026 — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan apresiasi atas langkah tegas yang diambil oleh Persebaya Surabaya dengan menutup Tribun Utara di Stadion Gelora Bung Tomo hingga akhir musim kompetisi BRI Super League 2025/2026. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam memerangi ujaran kebencian serta penggunaan petasan di lingkungan sepak bola Indonesia.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyampaikan penghargaan atas keberanian manajemen Persebaya mengambil keputusan tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi sinyal positif bagi upaya membangun budaya sepak bola yang sehat, aman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“PSSI menghormati dan mengapresiasi langkah yang diambil Persebaya. Respons positif seperti ini sangat baik dan menunjukkan komitmen kuat dari klub untuk menjaga marwah sepak bola Indonesia,” ujar Arya Sinulingga.

Ia menambahkan, tindakan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi klub-klub lain di kompetisi nasional agar bersama-sama menolak segala bentuk ujaran kebencian, provokasi, serta penggunaan petasan di dalam stadion.

“Persebaya sudah memulai sebuah gerakan penting. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi klub lain serta para suporter di berbagai daerah untuk bersama-sama menolak rasisme, ujaran kebencian, dan tindakan yang mengganggu keamanan pertandingan,” lanjutnya.

PSSI juga menegaskan bahwa keputusan penutupan Tribun Utara tersebut merupakan inisiatif internal manajemen Persebaya dan bukan merupakan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Kebijakan itu diumumkan secara resmi oleh Persebaya melalui akun media sosial klub pada 5 Maret 2026.

Langkah tersebut diambil setelah manajemen Persebaya melakukan rapat koordinasi bersama pihak kepolisian dan sejumlah pemangku kepentingan terkait keamanan pertandingan.

Keputusan ini dipicu oleh insiden yang terjadi pada laga kandang Persebaya melawan Persib Bandung pada 2 Maret 2026, yang diwarnai provokasi verbal bernada ujaran kebencian serta penyalaan petasan secara masif di Tribun Utara stadion.

Manajemen Persebaya menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan seluruh suporter yang hadir di stadion, sekaligus menjaga nilai-nilai sportivitas, saling menghormati, dan kemanusiaan dalam sepak bola.

Penutupan Tribun Utara akan mulai diberlakukan pada pertandingan kandang Persebaya melawan Persita Tangerang yang dijadwalkan berlangsung pada 4 April 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.

PSSI berharap seluruh elemen sepak bola nasional—mulai dari klub, pemain, ofisial, hingga suporter—dapat terus bekerja sama menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi serta tindakan yang membahayakan keselamatan bersama.

— PSSI —

Berita olahraga terbaru dan terpercaya: sepak bola Indonesia, Liga Inggris, Liga Champions, transfer pemain, jadwal, hasil, dan prediksi pertandingan setiap hari.

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook SDK

  • https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v9.0

Paul Munster Minta Bhayangkara FC Tetap Fokus Hadapi PSBS Biak pada Laga Penutup Musim BRI Super League 2025/2026

Yogyakarta — Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan pentingnya menjaga fokus penuh menjelang pertandingan terakhir musim reguler B...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini


Categories

Postingan Populer

Popular Posts