BRI SUPER LEAGUE NEWS

Breaking News Portal Olahraga

4/24/26

Arema FC Curi Poin Bersejarah di GBLA! Tahan Persib 0-0, Marcos Santos: Ini Seperti Kemenangan

BandungArema FC berhasil membawa pulang satu poin berharga setelah menahan imbang Persib Bandung dengan skor 0-0 dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026), berjalan ketat tanpa gol hingga peluit akhir.

Bagi tim berjuluk Singo Edan, hasil ini terasa seperti sebuah kemenangan. Mereka menjadi tim pertama musim ini yang mampu mencuri poin di kandang Persib, sebuah pencapaian yang menunjukkan kekuatan mental dan kedisiplinan tim.

Hasil Imbang yang Bernilai Tinggi

Menghadapi Persib Bandung di kandangnya bukanlah tugas mudah. Tim tuan rumah dikenal memiliki rekor kandang yang sangat kuat serta dukungan penuh dari ribuan Bobotoh.

Namun, Arema FC datang dengan persiapan matang. Mereka mampu meredam agresivitas Persib dan menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Hasil imbang tanpa gol ini terasa sangat berharga karena berhasil menghentikan dominasi Persib di kandang sendiri.

Strategi Bertahan yang Efektif

Arema FC menerapkan strategi bertahan yang disiplin dengan mengandalkan organisasi tim yang rapi. Setiap pemain menjalankan perannya dengan baik, terutama dalam menjaga area pertahanan.

Ketika kehilangan bola, para pemain langsung turun membantu pertahanan. Hal ini membuat Persib kesulitan menemukan ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.

Selain itu, Arema juga mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan lawan. Meskipun tidak menghasilkan gol, strategi ini cukup efektif untuk menahan tekanan.

Persib Dominan, Tapi Tumpul

Secara statistik, Persib Bandung memang lebih unggul dalam penguasaan bola dan jumlah peluang. Mereka terus menekan sejak awal pertandingan hingga akhir.

Namun, dominasi tersebut tidak diimbangi dengan efektivitas di lini depan. Penyelesaian akhir menjadi masalah utama bagi tim tuan rumah.

Lini pertahanan Arema yang solid membuat Persib frustrasi dan kesulitan mencetak gol.

Performa Lini Belakang yang Solid

Salah satu kunci keberhasilan Arema FC dalam laga ini adalah performa lini belakang yang sangat solid. Para pemain bertahan tampil disiplin dan fokus sepanjang pertandingan.

Kiper Arema juga tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan penting yang menjaga gawang tetap aman dari kebobolan.

Koordinasi antar pemain menjadi faktor penting dalam menjaga clean sheet di kandang lawan.

Baca Juga :Persijap Jepara Bungkam PSBS Biak 2-0! Mario Lemos Ingatkan: Perjuangan Belum Selesai di BRI Super League

Marcos Santos: Hasil yang Layak Dihargai

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengapresiasi kerja keras timnya dalam pertandingan ini. Ia menilai hasil imbang ini sangat penting bagi tim.

"Ini adalah pertandingan yang sulit. Persib adalah tim juara. Mereka sudah berada di puncak selama tiga musim terakhir," ujar Marcos Santos.

Ia juga memberikan pujian kepada para pemain dan staf pelatih atas dedikasi yang ditunjukkan di lapangan.

"Terima kasih kepada para pemain dan staf pelatih atas kerja keras hari ini. Juga untuk para suporter, ini luar biasa," tambahnya.

Modal Penting untuk Laga Berikutnya

Hasil ini menjadi modal penting bagi Arema FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Kepercayaan diri tim meningkat setelah mampu menahan tim kuat seperti Persib.

Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan, Arema berpeluang untuk meraih hasil positif di sisa musim.

Dampak di Klasemen

Tambahan satu poin membuat posisi Arema FC di klasemen semakin stabil. Mereka tetap berada di papan tengah dan memiliki peluang untuk naik peringkat.

Sementara itu, Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen, namun jarak dengan pesaing terdekat semakin tipis.

Kesimpulan

Arema FC berhasil mencuri poin penting di kandang Persib Bandung. Hasil imbang ini menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan strategi yang tepat mampu memberikan hasil maksimal.

Bagi Persib, pertandingan ini menjadi evaluasi penting agar lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Sementara itu, Arema FC patut berbangga dengan pencapaian mereka yang berhasil menghentikan dominasi Persib di kandangnya sendiri.

Persijap Jepara Bungkam PSBS Biak 2-0! Mario Lemos Ingatkan: Perjuangan Belum Selesai di BRI Super League

JakartaPersijap Jepara berhasil meraih kemenangan penting atas PSBS Biak dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jumat (24/4/2026) sore WIB, Laskar Kalinyamat menang meyakinkan dengan skor 2-0.

Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Persijap dalam upaya menjauh dari zona berbahaya. Namun, pelatih Mario Lemos menegaskan bahwa perjuangan timnya masih jauh dari kata selesai.

Kemenangan Penting di Kandang Sendiri

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persijap Jepara tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Tekanan demi tekanan diberikan kepada lini pertahanan PSBS Biak.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-20 melalui sepakan Borja Herrera. Gol tersebut menjadi titik awal dominasi Persijap dalam pertandingan ini.

Memasuki babak kedua, Persijap semakin menunjukkan kualitas permainan mereka. Carlos Franca berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-67 setelah memanfaatkan peluang dengan sangat baik.

Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan dan memastikan tiga poin penting bagi tuan rumah.

Peluang Emas PSBS yang Terbuang

Meskipun kalah, PSBS Biak sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-28, mereka mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.

Luquinhas yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya hanya membentur tiang gawang dan membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.

Momen ini menjadi titik balik yang sangat krusial dalam pertandingan. Jika penalti berhasil menjadi gol, jalannya laga bisa saja berubah.

Mario Lemos: Jangan Cepat Puas

Meski meraih kemenangan, pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengingatkan para pemainnya untuk tidak cepat puas. Ia menegaskan bahwa perjalanan tim masih panjang dan penuh tantangan.

"Kami senang dengan hasil ini, tetapi pekerjaan kami belum selesai. Kami harus tetap fokus dan terus bekerja keras di setiap pertandingan," ujar Lemos.

Lemos juga menekankan pentingnya konsistensi jika ingin bertahan di kompetisi kasta tertinggi.

Baca Juga :PSBS Biak Terancam Degradasi! Kalah 0-2 dari Persijap Jepara, Penalti Gagal Jadi Titik Balik Tragis

Performa Solid Laskar Kalinyamat

Persijap Jepara menunjukkan performa yang cukup solid dalam pertandingan ini. Selain efektif dalam menyerang, mereka juga tampil disiplin dalam bertahan.

Lini belakang mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan dan meminimalisir peluang berbahaya dari lawan.

Keseimbangan antara lini depan dan belakang menjadi kunci keberhasilan Persijap dalam meraih kemenangan.

Dampak Klasemen

Tambahan tiga poin membuat Persijap Jepara naik ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 29 pertandingan.

Posisi ini memberikan sedikit ruang aman dari zona degradasi, namun persaingan masih sangat ketat.

Sementara itu, PSBS Biak semakin terpuruk di posisi ke-18 dengan 18 poin dan berada di ambang degradasi.

Evaluasi Tim

Mario Lemos menilai timnya masih memiliki beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan.

Ia berharap para pemain bisa terus berkembang dan tidak kehilangan fokus di sisa musim ini.

Dengan pertandingan yang semakin krusial, setiap poin akan sangat menentukan nasib tim di akhir musim.

Momentum Positif Persijap

Kemenangan ini bisa menjadi momentum penting bagi Persijap Jepara untuk terus meraih hasil positif di laga berikutnya.

Dukungan suporter serta kepercayaan diri pemain menjadi faktor penting dalam menjaga performa tim.

Jika mampu mempertahankan konsistensi, bukan tidak mungkin Persijap bisa mengakhiri musim dengan posisi yang lebih baik.

Kesimpulan

Persijap Jepara sukses mengamankan kemenangan penting atas PSBS Biak dengan skor 2-0. Namun, pelatih Mario Lemos mengingatkan bahwa perjuangan tim masih belum selesai.

Konsistensi dan kerja keras akan menjadi kunci utama bagi Persijap untuk bertahan di BRI Super League musim ini.

Sementara itu, PSBS Biak harus segera bangkit jika ingin menghindari ancaman degradasi yang semakin nyata.

PSBS Biak Terancam Degradasi! Kalah 0-2 dari Persijap Jepara, Penalti Gagal Jadi Titik Balik Tragis

JeparaPSBS Biak semakin terpuruk di papan bawah klasemen setelah menelan kekalahan 0-2 dari Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jumat (24/4/2026) sore WIB tersebut menjadi pukulan telak bagi tim berjuluk Badai Pasifik.

Dua gol kemenangan Persijap masing-masing dicetak oleh Borja Herrera pada menit ke-19 dan Carlos Franca pada menit ke-67. Kekalahan ini membuat posisi PSBS semakin terancam degradasi.

Baca Juga : Arema FC Ukir Sejarah di GBLA! Tahan Persib Bandung 0-0, Jadi Tim Pertama yang Tak Terkalahkan di Kandang Maung Bandung

Babak Pertama: Gol Cepat Persijap dan Penalti Gagal PSBS

Sejak menit awal pertandingan, kedua tim tampil cukup terbuka. Persijap Jepara yang bermain di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan.

Hasilnya, pada menit ke-19, Borja Herrera sukses membuka keunggulan bagi tim tuan rumah. Gol tersebut membuat Persijap semakin percaya diri dalam menguasai jalannya pertandingan.

PSBS Biak sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-26 setelah mendapatkan hadiah penalti. Namun, kesempatan tersebut terbuang sia-sia setelah tendangan Luquinhas hanya membentur tiang gawang.

Momen tersebut menjadi titik krusial dalam pertandingan. Jika penalti berhasil dikonversi, jalannya laga bisa berubah drastis.

Babak Kedua: Persijap Kunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, PSBS mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini pertahanan Persijap tampil disiplin dan sulit ditembus.

Pada menit ke-67, Persijap kembali memperlebar keunggulan melalui gol Carlos Franca. Gol ini praktis mematikan harapan PSBS untuk bangkit dalam pertandingan.

Setelah gol kedua tersebut, Persijap lebih banyak bermain aman dengan menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Ancaman Degradasi Semakin Nyata

Kekalahan ini membuat PSBS Biak tertahan di posisi ke-18 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi 18 poin dari 29 pertandingan.

Situasi ini semakin memperbesar peluang mereka untuk terdegradasi jika tidak segera bangkit dalam sisa pertandingan musim ini.

Sebaliknya, Persijap Jepara berhasil naik ke posisi ke-13 dengan koleksi 31 poin. Hasil ini menjadi modal penting bagi mereka untuk menjauh dari zona degradasi.

Analisis Pelatih Marian Mihail

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengungkapkan bahwa pertandingan berjalan cukup seimbang. Namun, faktor mental menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.

"Saya pikir tadi adalah pertandingan yang bagus bagi kedua tim. Sayangnya kami kehilangan kesempatan untuk tetap bertahan di kasta tertinggi," ujar Mihail.

Ia juga menyoroti kegagalan penalti sebagai momen yang sangat menentukan dalam pertandingan.

"Kami mendapatkan penalti. Jika saja kami bisa mencetak gol, skor menjadi 1-1 sebelum turun minum, itu bisa mengubah segalanya," lanjutnya.

Masalah Mental dan Konsistensi

Menurut Mihail, mentalitas pemain menjadi faktor utama yang perlu segera diperbaiki. Ia menilai Persijap tampil lebih percaya diri dan termotivasi.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi tim pelatih PSBS, mengingat sisa pertandingan musim ini akan semakin menentukan nasib mereka.

Performa Persijap yang Solid

Di sisi lain, Persijap Jepara menunjukkan performa yang cukup solid. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan baik dan menjaga konsistensi permainan.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Persijap masih memiliki kualitas untuk bersaing di BRI Super League.

Evaluasi PSBS Biak

PSBS Biak harus segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan mental bertanding.

Kegagalan memanfaatkan peluang, termasuk penalti, menjadi faktor utama kekalahan mereka dalam pertandingan ini.

Jika ingin bertahan di kasta tertinggi, PSBS harus menunjukkan perubahan signifikan di laga-laga berikutnya.

Kesimpulan

Kekalahan dari Persijap Jepara menjadi sinyal bahaya bagi PSBS Biak. Ancaman degradasi kini semakin nyata dan membutuhkan respons cepat dari tim.

Sementara itu, Persijap berhasil memanfaatkan momentum untuk memperbaiki posisi di klasemen. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan mental kuat mampu membawa hasil positif.

Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin akan sangat berharga bagi kedua tim dalam menentukan nasib mereka di akhir musim.

Arema FC Ukir Sejarah di GBLA! Tahan Persib Bandung 0-0, Jadi Tim Pertama yang Tak Terkalahkan di Kandang Maung Bandung

BandungArema FC mencatatkan pencapaian luar biasa dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 setelah sukses menahan imbang Persib Bandung tanpa gol di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026).

Hasil ini tidak hanya memberikan satu poin berharga bagi tim berjuluk Singo Edan, tetapi juga mengukir sejarah sebagai tim pertama yang mampu menghindari kekalahan di kandang Persib musim ini.

Pencapaian Bersejarah di GBLA

GBLA dikenal sebagai salah satu stadion paling angker di Indonesia. Dukungan fanatik Bobotoh kerap menjadi faktor penentu kemenangan bagi Persib Bandung. Namun, Arema FC berhasil mematahkan dominasi tersebut.

Dengan strategi matang dan disiplin tinggi, Arema FC mampu meredam tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah. Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi tim tamu, mengingat sulitnya mencuri poin di Bandung.

Strategi Jitu Marcos Santos

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menerapkan pendekatan taktis yang efektif. Menggunakan formasi 3-4-3, timnya mampu bertransformasi menjadi blok pertahanan yang solid saat diserang.

Tiga bek utama yang diisi Hansamu Yama, Roberto Vinagre, dan Julian Guevara tampil disiplin sepanjang pertandingan. Mereka berhasil memutus alur serangan Persib dan meminimalisir peluang berbahaya.

Selain itu, lini tengah yang diisi Arkhan Fikri dan Matheus Da Conceicao Nascimento bekerja keras menjaga keseimbangan tim, baik saat bertahan maupun melakukan transisi serangan.

Performa Gemilang Lini Pertahanan

Salah satu kunci sukses Arema FC dalam laga ini adalah performa luar biasa lini pertahanan. Kiper Lucas Frigeri tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.

Setiap peluang yang diciptakan Persib mampu digagalkan dengan koordinasi yang baik antar pemain belakang. Disiplin posisi dan komunikasi menjadi faktor utama keberhasilan mereka menjaga clean sheet.

BAca Juga : Persib Bandung Ditahan Arema FC 0-0 di GBLA, Maung Bandung Gagal Manfaatkan Dominasi – Puncak Klasemen Terancam!

Tekanan Bertubi-tubi dari Persib

Sepanjang pertandingan, Persib Bandung mendominasi penguasaan bola dan terus menekan lini pertahanan Arema FC. Serangan demi serangan dilancarkan melalui berbagai sisi lapangan.

Namun, ketangguhan Arema membuat semua upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Bahkan hingga tambahan waktu 11 menit, Persib tetap gagal mencetak gol.

Mentalitas Kuat Singo Edan

Bermain di kandang lawan dengan tekanan besar bukanlah hal mudah. Namun, Arema FC menunjukkan mentalitas yang luar biasa.

Para pemain tetap fokus dan tidak panik menghadapi tekanan. Mereka mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik hingga pertandingan berakhir.

Dampak Positif di Klasemen

Tambahan satu poin membuat Arema FC kini mengoleksi 39 poin dari 29 pertandingan. Posisi mereka di papan tengah semakin stabil dan membuka peluang untuk naik lebih tinggi.

Hasil ini juga menjadi modal penting bagi tim dalam menghadapi laga-laga selanjutnya.

Evaluasi dan Harapan ke Depan

Meski berhasil mencuri poin, Arema FC tetap memiliki pekerjaan rumah. Lini serang perlu ditingkatkan agar lebih tajam dalam memanfaatkan peluang.

Namun, dari sisi pertahanan dan organisasi tim, performa mereka sudah menunjukkan perkembangan signifikan.

Jika konsistensi ini terus dipertahankan, bukan tidak mungkin Arema FC akan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di sisa musim.

Susunan Pemain

Arema FC (3-4-3)

Lucas Frigeri; Julian Guevara, Roberto Vinagre, Hansamu Yama; Rio Fahmi, Arkhan Fikri, Matheus Da Conceicao Nascimento; Gabriel Silva, Joel Vinicius, Gustavo Franca

Pelatih: Marcos Santos

Persib Bandung (4-2-3-1)

Fitrah Maulana; Frans Putros, Patricio Matricardi, Federico Barba, Eliano Reijnders; Marc Klok, Luciano Guaycochea; Berguinho, Thom Haye, Uilliam Barro; Andrew Jung

Pelatih: Bojan Hodak

Kesimpulan

Arema FC berhasil mencatatkan hasil bersejarah dengan menahan imbang Persib Bandung di kandangnya sendiri. Disiplin, kerja keras, dan strategi yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan ini.

Hasil ini tidak hanya penting dari segi poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Bagi Persib, hasil ini menjadi peringatan bahwa dominasi tanpa efektivitas tidak akan cukup untuk meraih kemenangan.

Persib Bandung Ditahan Arema FC 0-0 di GBLA, Maung Bandung Gagal Manfaatkan Dominasi – Puncak Klasemen Terancam!

BandungPersib Bandung harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Arema FC tanpa gol pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam WIB, menjadi sorotan karena dominasi tuan rumah tidak berbuah kemenangan.

Dalam pertandingan yang sarat tensi tersebut, Persib tampil menekan sejak menit awal. Namun, solidnya pertahanan Arema FC membuat peluang demi peluang yang diciptakan Maung Bandung gagal dikonversi menjadi gol. Skor akhir 0-0 menjadi hasil yang harus diterima kedua tim.

Dominasi Persib Tak Berbuah Gol

Sejak peluit awal dibunyikan, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan penuh dari Bobotoh di Stadion GBLA memberikan energi tambahan bagi skuad asuhan Bojan Hodak untuk tampil agresif.

Lini tengah yang dikomandoi Marc Klok dan Luciano Guaycochea mampu mengontrol jalannya pertandingan. Sementara itu, Thom Haye dan Berguinho aktif membangun serangan dari sisi sayap.

Meski demikian, penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Penyerang andalan Andrew Jung beberapa kali mendapatkan peluang emas, tetapi belum mampu menaklukkan kiper Arema FC, Lucas Frigeri.

Persib terlihat terlalu sering mengandalkan umpan-umpan panjang, yang dengan mudah dipatahkan oleh lini belakang Arema yang tampil disiplin sepanjang laga.

Arema FC Tampil Disiplin dan Efektif Bertahan

Di sisi lain, Arema FC datang ke Bandung dengan strategi yang jelas: bertahan rapat dan memanfaatkan serangan balik. Pelatih Marcos Santos menerapkan formasi 3-4-3 yang fleksibel, memungkinkan timnya bertahan dengan banyak pemain.

Barisan pertahanan yang dihuni Hansamu Yama, Roberto Vinagre, dan Julian Guevara tampil solid. Mereka berhasil meredam agresivitas lini depan Persib dengan baik.

Kiper Lucas Frigeri juga menjadi salah satu pemain kunci dalam pertandingan ini. Beberapa penyelamatan penting yang ia lakukan membuat gawang Arema tetap perawan hingga peluit panjang dibunyikan.

Drama Injury Time 11 Menit

Wasit Chandra memberikan tambahan waktu hingga 11 menit pada babak kedua. Situasi ini sempat memunculkan harapan bagi Persib Bandung untuk mencetak gol kemenangan.

Namun, tambahan waktu tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik. Persib justru terlihat terburu-buru dan kurang tenang dalam menyusun serangan. Peluang demi peluang kembali terbuang sia-sia.

Arema FC tetap konsisten menjaga lini pertahanan hingga detik akhir pertandingan. Hasil imbang pun tidak terhindarkan.

Klasemen Sementara Makin Ketat

Hasil ini membuat Persib Bandung masih bertahan di puncak klasemen sementara dengan koleksi 66 poin dari 29 pertandingan. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman.

Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua hanya terpaut tiga poin dan masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Hal ini membuat persaingan perebutan gelar semakin menarik.

Sementara itu, Arema FC tetap berada di posisi ke-10 klasemen dengan 39 poin. Tambahan satu poin di kandang Persib menjadi hasil positif bagi tim Singo Edan.

Evaluasi Persib Bandung

Pelatih Bojan Hodak dipastikan akan melakukan evaluasi besar setelah hasil ini. Meskipun timnya mendominasi permainan, kurangnya efektivitas di lini depan menjadi pekerjaan rumah utama.

Selain itu, variasi serangan juga perlu ditingkatkan. Ketergantungan pada umpan panjang membuat permainan Persib mudah ditebak oleh lawan.

Kreativitas di lini tengah dan ketajaman lini depan akan menjadi kunci bagi Persib dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Arema FC Patut Diapresiasi

Arema FC layak mendapatkan apresiasi atas performa disiplin yang mereka tunjukkan. Bermain di kandang lawan bukan hal mudah, namun mereka mampu menjalankan strategi dengan sangat baik.

Organisasi pertahanan yang rapi dan komunikasi antar pemain menjadi faktor utama keberhasilan mereka menahan imbang Persib Bandung.

Baca Juga : Gila! Bali United Incar 3 Poin di Kandang Persita, Modal 4-1 Bikin Serdadu Tridatu Percaya Diri

Susunan Pemain

Persib Bandung (4-2-3-1)

Fitrah Maulana; Frans Putros, Patricio Matricardi, Federico Barba, Eliano Reijnders; Marc Klok, Luciano Guaycochea; Berguinho, Thom Haye, Uilliam Barro; Andrew Jung

Pelatih: Bojan Hodak

Arema FC (3-4-3)

Lucas Frigeri; Julian Guevara, Roberto Vinagre, Hansamu Yama; Rio Fahmi, Arkhan Fikri, Matheus Da Conceicao Nascimento; Gabriel Silva, Joel Vinicius, Gustavo Franca

Pelatih: Marcos Santos

Kesimpulan

Laga antara Persib Bandung dan Arema FC berakhir tanpa gol, namun tetap menghadirkan pertandingan yang menarik. Dominasi Persib tidak cukup untuk meraih kemenangan, sementara Arema menunjukkan kualitas bertahan yang solid.

Hasil ini membuat persaingan di papan atas klasemen semakin ketat. Persib harus segera berbenah jika ingin mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim.

Bagi Arema FC, satu poin di kandang Persib menjadi modal penting untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen dan menjaga konsistensi performa.

Berita olahraga terbaru dan terpercaya: sepak bola Indonesia, Liga Inggris, Liga Champions, transfer pemain, jadwal, hasil, dan prediksi pertandingan setiap hari.

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook SDK

  • https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v9.0

Paul Munster Minta Bhayangkara FC Tetap Fokus Hadapi PSBS Biak pada Laga Penutup Musim BRI Super League 2025/2026

Yogyakarta — Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan pentingnya menjaga fokus penuh menjelang pertandingan terakhir musim reguler B...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini


Categories

Postingan Populer

Popular Posts