Pelempar Kembang Api yang Lukai Emil Audero Dikabarkan Kehilangan Tiga Jarinya
![]() |
| Azmi Bloger |
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami insiden tidak mengenakkan saat memperkuat Cremonese dalam lanjutan Serie A 2025/2026. Audero menjadi korban ledakan petasan yang dilemparkan dari tribune penonton dalam laga kontra Inter Milan.
Pertandingan pekan ke-23 Serie A yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB, sempat dihentikan pada menit ke-50 akibat insiden tersebut. Saat itu, sebuah kembang api dilemparkan dari area tribune yang dihuni pendukung Inter Milan dan meledak di dekat posisi Audero, yang merupakan satu-satunya pemain di area penalti.
Ledakan petasan tersebut menimbulkan suara keras dan percikan api yang mengenai kaki kiper berusia 29 tahun itu. Audero sempat terkapar di lapangan dan mendapat perawatan dari tim medis. Terlihat luka serta bekas terbakar di bagian kaki akibat percikan api dari petasan.
Meski demikian, Emil Audero dinyatakan cukup fit untuk melanjutkan pertandingan setelah beberapa menit mendapat penanganan di lapangan. Laga kemudian kembali dilanjutkan dengan pengawasan ketat dari perangkat pertandingan dan pihak keamanan stadion.
Sementara itu, pelaku pelemparan kembang api tersebut dikabarkan mengalami luka serius akibat petasan yang digunakannya sendiri. Berdasarkan laporan awal yang beredar di Italia, pelaku disebut kehilangan tiga jari tangan akibat ledakan sebelum benda tersebut dilemparkan ke lapangan. Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan dan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas maupun kondisi lengkap pelaku.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan keselamatan pemain dan penggunaan petasan di stadion sepak bola Italia. Serie A dan otoritas keamanan diperkirakan akan memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab, termasuk potensi hukuman bagi klub tuan rumah jika terbukti terjadi kelalaian pengamanan.
Bagi Emil Audero, kejadian ini menjadi pengalaman pahit di tengah upayanya menjaga performa bersama Cremonese, sekaligus perhatian khusus bagi Timnas Indonesia terkait kondisi sang kiper menjelang agenda internasional mendatang.

Post a Comment