Hasil Liga Italia: Comeback Dramatis, Atalanta Tikam Napoli di Menit Akhir
Atalanta menunjukkan mental baja saat membalikkan keadaan untuk menundukkan Napoli dengan skor 2-1 pada giornata ke-26 Serie A 2025/2026. Duel panas yang digelar di Gewiss Stadium, Minggu (22/2/2026) malam WIB, diwarnai dua keputusan kontroversial yang memicu kemarahan kubu Partenopei.
Laga ini bukan sekadar pertarungan papan atas, tetapi juga adu taktik dua pelatih dengan karakter berbeda: Raffaele Palladino di kubu tuan rumah dan Antonio Conte bersama Napoli.
Napoli Unggul Lebih Dulu
Atalanta datang dengan kondisi kurang ideal setelah takluk 0-2 dari Borussia Dortmund pada play-off Liga Champions tengah pekan lalu. Beberapa pemain inti belum bisa diturunkan, membuat Palladino harus memutar otak.
Sebaliknya, Napoli yang sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan AS Roma tetap tampil agresif meski dihantam badai cedera.
Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui skema bola mati. Rasmus Hojlund dilanggar di area berbahaya dan menghasilkan tendangan bebas. Umpan terukur Miguel Gutierrez mengarah ke kotak penalti dan disambut sundulan tanpa kawalan Sam Beukema. Bek Napoli itu menanduk bola dari jarak dekat untuk membawa timnya unggul 1-0.
Gol tersebut membuat lini belakang Atalanta tampak goyah. Napoli bahkan sempat mencetak gol kedua lewat Alisson Santos, tetapi dianulir karena offside.
Drama Penalti dan VAR
Kontroversi pertama terjadi menjelang turun minum. Hojlund terjatuh setelah kontak dengan Isak Hien di kotak terlarang. Wasit Daniele Chiffi sempat menunjuk titik putih.
Namun, setelah melakukan on-field review melalui VAR, Chiffi membatalkan keputusannya. Tayangan ulang menunjukkan kontak minimal dan dinilai tidak cukup kuat untuk menghadiahkan penalti. Keputusan ini memicu protes keras dari kubu Napoli.
Kontroversi kedua hadir kurang dari semenit setelah babak kedua dimulai. Hojlund melewati Hien di sisi lapangan dan mengirim umpan tarik yang diselesaikan Gutierrez menjadi gol. Namun, wasit menganulirnya karena menilai terjadi tarikan ringan terhadap bek Atalanta dalam proses serangan. Napoli kembali merasa dirugikan.
Atalanta Bangkit
Alih-alih tertekan, Atalanta merespons dengan meningkatkan intensitas permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Sepak pojok Nicola Zalewski disambut sundulan tajam Mario Pasalic dari jarak dekat. Skor berubah menjadi 1-1 dan Gewiss Stadium bergemuruh.
Gol penyeimbang itu mengubah momentum. Atalanta tampil semakin percaya diri, sementara Napoli terlihat mulai kehilangan kontrol emosi akibat keputusan-keputusan sebelumnya.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Atalanta justru melancarkan tikaman terakhir di menit-menit akhir pertandingan. Serangan cepat dari sisi kanan berujung penyelesaian klinis yang memastikan comeback sempurna tuan rumah sekaligus mengunci kemenangan 2-1.
Dampak pada Klasemen
Hasil ini membuat Atalanta menjaga asa dalam perburuan posisi papan atas Serie A musim ini. Tiga poin krusial tersebut juga menjadi respons ideal setelah kekalahan di kompetisi Eropa.
Sebaliknya, Napoli harus menelan kekecewaan ganda: kehilangan poin penting dan merasa dirugikan oleh dua keputusan kontroversial. Protes terhadap kepemimpinan wasit dipastikan akan menjadi bahan perdebatan panjang pascalaga.
Comeback ini menegaskan satu hal: Atalanta belum habis. Di tengah tekanan dan badai cedera, mereka menunjukkan karakter kuat—dan menghukum Napoli dengan cara paling menyakitkan, di menit akhir.
.jpg)
Post a Comment