Prediksi Bali United vs Semen Padang di BRI Super League: Mencoba Tren “3 Points in the Pocket”
Tekad Bali United untuk meraih kemenangan tergambar jelas dari pernyataan pelatih Johnny Jansen yang melontarkan istilah “3 points in the pocket” dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (23/1/2026). Ungkapan tersebut menjadi simbol kepercayaan diri tuan rumah untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Secara khusus, kalimat “3 points in the pocket” itu terlontar ketika Johnny Jansen menanggapi pernyataan bek Bali United, Joao Ferrari, terkait pertemuannya dengan Boubakary Diarra, pemain Semen Padang yang merupakan mantan rekan setimnya di PSIS Semarang pada BRI Liga 1 2024/2025.
“Kami memang sempat satu tim saat membela PSIS Semarang. Sekarang, tidak ada teman dulu di lapangan,” ujar Joao Ferrari.
“Tapi, setelah pertandingan kami akan berjabat tangan dan mungkin bisa makan malam bersama,” tambahnya.
Pertemuan emosional tersebut dipastikan tidak akan mengurangi profesionalisme kedua pemain saat laga berlangsung. Ferrari sendiri menegaskan bahwa fokus utama Bali United adalah meraih kemenangan, bahkan jika memungkinkan tanpa kebobolan.
Catatan pertahanan Bali United memang cukup impresif. Dalam enam pertandingan terakhir, Serdadu Tridatu belum pernah kebobolan. Statistik ini menjadi modal berharga bagi Bali United untuk kembali mencatatkan clean sheet saat menghadapi Semen Padang.
Dengan dukungan penuh suporter di Stadion I Wayan Dipta, Bali United diprediksi tampil dominan sejak awal laga. Sementara itu, Semen Padang datang dengan misi mencuri poin dan merusak ambisi “3 Points in the Pocket” yang diusung tuan rumah.
Duel Bali United vs Semen Padang diperkirakan berlangsung menarik dan sarat gengsi, sekaligus menjadi pembuka yang krusial bagi kedua tim di putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
.png)
Post a Comment