Bukan Sekadar Gaji Sultan! Terungkap Alasan “Mewah” Bintang Eropa Lebih Melirik Dewa United Ketimbang Persib
Bandung – Dinamika bursa transfer Liga 1 Januari 2026 mulai memperlihatkan pergeseran peta kekuatan finansial antara klub tradisional dan klub swasta modern. Nama Joey Pelupessy, gelandang Timnas Indonesia yang lama berkiprah di Eropa, kini menjadi pusat perhatian dalam persaingan panas antara Persib Bandung dan Dewa United.
Meski Persib Bandung dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan Joey Pelupessy, stabilitas finansial serta tawaran kontrak “mewah” dari Dewa United berpotensi mengubah arah transfer sang pemain. Fenomena ini kembali menegaskan bahwa faktor ekonomi dan profesionalisme manajemen kini menjadi variabel krusial dalam perebutan pemain berlabel Eropa.
Ancaman Status “Klub Sultan” dalam Perburuan Pemain Top
Dewa United secara resmi masuk dalam radar persaingan mendapatkan tanda tangan Joey Pelupessy. Berdasarkan informasi yang diunggah akun @persibrebels pada Senin (19/1/2026), klub berjuluk Tangsel Warriors tersebut mulai mengganggu proses finalisasi transfer yang sebelumnya dilakukan Persib Bandung.
Masuknya Dewa United menjadi tantangan serius bagi Persib, mengingat klub asal Tangerang Selatan itu dikenal memiliki kekuatan finansial yang solid. Status “klub sultan” kembali mencuat, merujuk pada kemampuan Dewa United dalam menawarkan nilai kontrak, bonus, serta fasilitas penunjang yang sulit disaingi klub dengan struktur anggaran tradisional.
Situasi ini mengingatkan publik pada kasus Alexis Messidoro. Gelandang asal Argentina tersebut sebelumnya sempat berada dalam tahap negosiasi intens dengan Persib Bandung, sebelum akhirnya berlabuh ke Dewa United akibat tawaran yang dinilai lebih menguntungkan.
Stabilitas Finansial dan Infrastruktur Modern Jadi Daya Tarik
Ketertarikan pemain-pemain berpengalaman Eropa terhadap Dewa United tidak semata-mata dipengaruhi faktor nominal gaji. Stabilitas finansial klub, kepastian pembayaran, serta fasilitas latihan modern menjadi daya tarik utama.
Sebagai klub swasta murni, Dewa United memiliki infrastruktur mandiri dan sistem manajemen yang berorientasi pada kesejahteraan pemain. Standar profesionalisme tersebut dinilai selaras dengan ekspektasi pemain seperti Joey Pelupessy yang terbiasa bermain di kompetisi Eropa dengan tata kelola klub yang rapi dan modern.
Di sisi lain, Persib Bandung sebenarnya telah memberikan sinyal kuat terkait kedatangan Pelupessy. Akun @bandungfootball sempat mengunggah kode dengan kalimat, “Meni JOI teh manis EuY, PAke ES deui,” yang diyakini merujuk pada nama Joey. Namun, keunggulan Dewa United dalam aspek bonus, fasilitas, dan kepastian proyek jangka pendek bisa menjadi faktor penentu keputusan akhir sang pemain.
Kesepakatan Awal Persib dengan Lommel SK
Sebelum munculnya manuver Dewa United, Joey Pelupessy dikabarkan telah menyepakati kepindahan permanen ke Persib Bandung. Laporan akun @footfocus.id pada Kamis (25/12/2025) menyebutkan bahwa kesepakatan penuh antara Persib dan klub Belgia, Lommel SK, telah tercapai.
Pelupessy bahkan dijadwalkan terbang ke Bandung untuk menjalani tes medis dan penandatanganan kontrak. Indikasi kepindahan tersebut diperkuat oleh unggahan media sosial Lommel SK yang menampilkan sesi latihan terakhir Pelupessy pada akhir 2025. Unggahan tersebut dibagikan ulang oleh sang pemain dengan keterangan, “Sesi latihan terakhir tahun 2025! Pertandingan terakhir,” yang mengisyaratkan berakhirnya masa baktinya di Liga Belgia.
Rekam Jejak Eropa Joey Pelupessy
Joey Pelupessy menjadi komoditas panas di bursa transfer berkat pengalaman panjangnya di kompetisi Eropa. Jam terbang tinggi dan karakter kepemimpinan di lini tengah menjadikannya target strategis klub Liga 1 yang mengusung ambisi juara.
Berikut catatan karier Joey Pelupessy di Eropa:
Sheffield Wednesday: 119 pertandingan, 1 gol, 3 assist, 8.362 menit bermain
Heracles Almelo: 119 pertandingan, 5 gol, 6 assist, 10.077 menit bermain
FC Groningen: 65 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 3.659 menit bermain
Lommel SK: 29 pertandingan, 3 gol, 1 assist, 1.948 menit bermain
Giresunspor: 22 pertandingan, 992 menit bermain
Persaingan Persib Bandung dan Dewa United dalam perburuan Joey Pelupessy menjadi gambaran nyata transformasi Liga 1. Tidak lagi sekadar nama besar dan sejarah, kini stabilitas finansial, fasilitas modern, serta profesionalisme manajemen menjadi faktor “mewah” yang menentukan ke mana bintang Eropa akan berlabuh.

Post a Comment