Joachim Low Dekat Jadi Pelatih Timnas Ghana Jelang Piala Dunia 2026, Siap Terima Kontrak Pendek
Mantan pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, dikabarkan semakin dekat untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah menjalin pembicaraan lanjutan dengan federasi sepak bola Timnas Ghana. Negosiasi antara kedua pihak disebut telah memasuki tahap lanjut, dengan Low menjadi kandidat terdepan untuk mengisi kursi pelatih yang baru saja kosong.
Federasi Sepak Bola Ghana bergerak cepat dalam mencari pelatih baru setelah memutuskan untuk memecat Otto Addo pada pekan ini. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi besar menjelang Piala Dunia FIFA 2026, yang sudah semakin dekat.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, federasi Ghana tidak ingin mengambil risiko. Mereka mengincar sosok pelatih berpengalaman yang mampu membawa stabilitas sekaligus meningkatkan performa tim nasional dalam waktu singkat.
Nama Joachim Low pun muncul sebagai salah satu kandidat paling kuat untuk memimpin Black Stars pada turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Joachim Low Jadi Kandidat Terdepan
Menurut sejumlah laporan media internasional, federasi Ghana telah menyusun daftar pendek berisi beberapa pelatih ternama yang dianggap mampu membawa perubahan bagi tim nasional mereka.
Dua nama besar yang masuk dalam daftar tersebut adalah Walid Regragui, pelatih yang sukses membawa Maroko mencatat sejarah di Piala Dunia 2022, serta Joachim Low, mantan arsitek kesuksesan Timnas Jerman.
Namun dari dua kandidat tersebut, Joachim Low kini disebut berada di posisi paling depan.
Pembicaraan antara Low dan federasi Ghana disebut berjalan positif. Kedua pihak telah mendiskusikan berbagai aspek kerja sama, termasuk rencana jangka pendek untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Sumber internal federasi bahkan menyebut bahwa kesepakatan antara kedua pihak hampir tercapai.
Siap Terima Kontrak Pendek
Menariknya, Joachim Low dikabarkan bersedia menerima kontrak jangka pendek jika resmi menangani Timnas Ghana.
Kontrak tersebut hanya akan berlaku selama turnamen musim panas, yakni sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Low tertarik untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi internasional setelah cukup lama tidak aktif melatih.
Setelah meninggalkan Timnas Jerman pada tahun 2021, pelatih berusia 66 tahun itu belum kembali menangani tim mana pun secara permanen.
Karena itu, kesempatan melatih Ghana di Piala Dunia dianggap sebagai peluang menarik untuk kembali ke panggung sepak bola internasional.
Bersedia Terima Gaji Lebih Rendah
Tidak hanya soal kontrak jangka pendek, Joachim Low juga dilaporkan bersedia menerima gaji yang lebih rendah dibandingkan standar pelatih top dunia.
Pelatih asal Jerman tersebut disebut siap menerima bayaran sekitar 150.000 euro per bulan.
Angka tersebut tergolong relatif kecil jika dibandingkan dengan gaji yang biasa diterima pelatih berpengalaman di level internasional.
Namun bagi Low, kesempatan kembali melatih di turnamen besar seperti Piala Dunia tampaknya lebih penting dibandingkan aspek finansial.
Keputusan ini sekaligus menunjukkan keseriusannya untuk kembali berkontribusi dalam dunia sepak bola internasional.
Rekam Jejak Gemilang Joachim Low
Jika resmi ditunjuk, Joachim Low akan membawa pengalaman luar biasa ke dalam skuad Ghana.
Low dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Jerman.
Ia menjabat sebagai pelatih Timnas Jerman selama 15 tahun, dari 2006 hingga 2021.
Selama periode tersebut, ia berhasil membawa Jerman meraih berbagai prestasi besar, termasuk:
- Juara Piala Dunia 2014 di Brasil
- Juara Piala Konfederasi 2017
- Semifinal Piala Dunia 2010
- Final Euro 2008
Puncak kesuksesan Low tentu terjadi pada Piala Dunia 2014, ketika Jerman tampil luar biasa dan mengalahkan Argentina di final.
Turnamen tersebut juga dikenang karena kemenangan spektakuler Jerman 7-1 atas Brasil di semifinal, yang menjadi salah satu hasil paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Pengalaman tersebut menjadi alasan kuat mengapa federasi Ghana tertarik merekrutnya.
Tantangan Besar di Timnas Ghana
Meski memiliki pengalaman luar biasa, tugas Joachim Low di Ghana tidak akan mudah.
Timnas Ghana saat ini tengah berada dalam fase transisi dengan banyak pemain muda yang mulai masuk ke dalam skuad utama.
Black Stars juga menghadapi tekanan besar untuk tampil kompetitif di Piala Dunia 2026.
Ghana memiliki sejarah cukup baik di Piala Dunia, termasuk mencapai perempat final pada Piala Dunia 2010, yang menjadi pencapaian terbaik mereka sepanjang sejarah.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, performa tim nasional Ghana mengalami naik turun.
Karena itu, federasi berharap pelatih baru mampu membawa stabilitas sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim.
Walid Regragui Masih Jadi Alternatif
Selain Joachim Low, federasi Ghana juga mempertimbangkan Walid Regragui sebagai kandidat pelatih.
Regragui mendapat reputasi besar setelah membawa Timnas Maroko mencapai semifinal Piala Dunia 2022, prestasi terbaik bagi negara Afrika dalam sejarah turnamen tersebut.
Kesuksesan tersebut membuat namanya sangat dihormati di dunia sepak bola internasional.
Namun laporan terbaru menyebut bahwa peluang Regragui untuk menangani Ghana lebih kecil dibandingkan Joachim Low.
Hal ini karena Low dianggap memiliki pengalaman lebih luas dalam menangani turnamen besar.
Strategi Ghana Jelang Piala Dunia
Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, federasi Ghana berusaha memastikan bahwa tim nasional mereka dipimpin oleh sosok pelatih yang tepat.
Turnamen mendatang akan menjadi Piala Dunia terbesar dalam sejarah, dengan format baru yang melibatkan 48 tim peserta.
Kompetisi ini akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bagi Ghana, tampil baik di turnamen tersebut sangat penting untuk memperkuat reputasi mereka di sepak bola dunia.
Karena itu, pemilihan pelatih menjadi keputusan yang sangat krusial.
Harapan Baru bagi Black Stars
Jika Joachim Low benar-benar menerima tawaran dari federasi Ghana, kehadirannya bisa menjadi awal baru bagi tim nasional tersebut.
Pengalaman panjangnya di level internasional diyakini dapat membantu para pemain Ghana berkembang secara taktik dan mental.
Low juga dikenal sebagai pelatih yang mampu mengembangkan pemain muda serta membangun sistem permainan yang modern.
Karakter tersebut dianggap cocok dengan kondisi skuad Ghana saat ini yang dipenuhi talenta muda berbakat.
Menunggu Pengumuman Resmi
Hingga saat ini, federasi sepak bola Ghana belum mengumumkan keputusan resmi mengenai pelatih baru mereka.
Namun berbagai laporan menyebut bahwa pengumuman resmi kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Jika kesepakatan benar-benar tercapai, Joachim Low akan kembali ke dunia kepelatihan setelah hampir lima tahun meninggalkan kursi pelatih tim nasional.
Kembalinya Low tentu akan menjadi salah satu cerita menarik menjelang Piala Dunia 2026.
Bagi Ghana, keputusan ini bisa menjadi langkah penting dalam upaya mereka untuk bersaing di panggung sepak bola terbesar di dunia.
